Inilah BAHAYA Jika Berhubungan Intim saat Haid

 

Berikut adalah hal yang harus kamu tahu tentang berhubungan intim saat sedang haid, banyak orang yang yang bertanya-tanya tentang hal ini.

Ternyata berhubungan seks saat menstruasi memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Jika Anda tetap nekat melakukannya, mungkin anda harus menyempatkan diri untuk membaca artikel ini :

  1. Risiko endometriosis

Hal pertama yang akan terjadi jika tetap berhubungan saat menstruasi adalah risiko terkena endometriosis meningkat dengan signifikan. Kondisi ini disebabkan oleh seks yang membuat darah kotor kembali ke rahim atau bahkan mengarah ke berbagai organ dalam.

Darah kotor yang lengket tersebut bisa memicu perkembangan jaringan baru yang akhirnya menjadi cikal bakal endometriosis yang memicu rasa nyeri luar biasa saat menstruasi atau berhubungan intim bagi wanita. Yang menjadi masalah adalah, endometriosis juga bisa memicu munculnya kista yang bisa membuat wanita susah memiliki keturunan.

  1. Infeksi

Profesor Ali menyebutkan dampak lain dari bahaya berhubungan intim saat haid berupa kemungkinan besar akan menyebabkan infeksi. Hal ini disebabkan oleh kondisi wanita yang sedang mengalami penurunan kadar hormon estrogen saat haid, yang berarti produksi cairan lubrikasi pada organ vitalnya juga akan semakin berkurang. Ini akan membuat organ vital wanita sangat rentan mengalami luka saat berhubungan intim, yang bisa menjadi jalan bagi bakteri untuk memicu datangnya infeksi.

  1. Risiko infeksi menular seksual

Kekhawatiran lain tentang akibat berhubungan intim saat haid adalah risiko penyebaran infeksi menular seksual (IMS) seperti HIV atau hepatitis. Virus-virus ini hidup dalam darah, dan mereka dapat menyebar melalui kontak dengan darah menstruasi yang terinfeksi. Menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks dapat mengurangi risiko penyebaran atau terkena IMS.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa waktu yang paling ideal bagi pasangan untuk berhubungan intim adalah sekitar 14 hari setelah siklus awal dari menstruasi. Pada waktu ini, klitoris wanita akan cenderung membesar hingga 20 persen dan lebih peka pada rangsangan. Bagi wanita, hal ini akan membuat mereka lebih mudah untuk mendapatkan orgasme sekaligus meminimalisir datangnya risiko terkena berbagai masalah kesehatan.

 

Penjelasan dari Segi Medis

 

Jika dilihat dari segi medis, berhubungan seks saat menstruasi memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Jika Anda mengalami gejala seperti kram, perasaan sedih, atau depresi selama menstruasi, seks saat menstruasi mungkin akan bermanfaat. Karena saat orgasme, Anda akan melepaskan hormon endorfin yang rupanya dapat mengurangi beberapa gejala nyeri saat menstruasi. Endorfin adalah hormon yang bisa membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau bad mood.

 

Berhubungan seks saat menstruasi juga bisa memberi kepuasan yang lebih. Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid sehingga membuat mereka merasa lebih bergairah.

 

Kendati seks saat menstruasi bermanfaat bagi Anda, namun ada pula risikonya, di antaranya:

 

  •     Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit menular seksual dibandingkan melakukan hubungan seks di luar masa menstruasi. Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka, sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul.

 

  •     Anda juga lebih mungkin untuk menularkan penyakit HIV dan hepatitis ke pasangan saat kondisi seperti ini, karena lebih banyak cairan tubuh atau darah yang keluar.

 

  •     Vagina Anda memiliki kadar potential Hydrogen (pH) 3,8 hingga 4,5 setiap bulan. Namun selama menstruasi, kadar pH tersebut meningkat karena tingkat pH darahnya menjadi lebih tinggi, dan hal ini menyebabkan ragi atau jamur menjadi tumbuh lebih cepat. Gejala infeksi jamur vagina lebih cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi, dan berhubungan seksual saat itu dapat memperburuk gejala yang ada.

 

  •     Seks saat menstruasi juga memiliki risiko untuk hamil. Walau kecil, namun tetap ada kemungkinan Anda akan hamil ketika berhubungan intim tanpa pengaman atau kontrasepsi saat menstruasi. Untuk menghindari kehamilan, gunakan kondom saat bercinta.

 

Tips Dalam Variasi Bercinta

 

Buat Anda yang ingin mencoba melakukan hubungan seks saat menstruasi, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini, misalnya:

 

Jangan melakukannya ketika darah haid sedang mengalir dengan derasnya seperti hari pertama atau kedua, demi menjaga kebersihan tempat tidur Anda dari darah. Untuk menghindari noda darah, Anda dapat menaruh alas seperti handuk. Jangan khawatir pula jika melihat gumpalan darah berawarna merah atau cokelat gelap selama atau setelah berhubungan seks, karena hal itu adalah normal.

 

Anda bisa mencoba untuk menggunakan kondom wanita yang dapat membantu mengurangi jumlah darah yang mungkin keluar saat berhubungan seks. Selain itu, Anda juga dapat mencoba posisi misionaris yang berguna untuk membatasi aliran darah yang keluar.

 

Bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga bisa menjadi pilihan. Namun, hal ini tetap memiliki risiko, seperti darah akan tercecer di tubuh Anda dan juga pasangan. Ketika Anda melakukan seks saat menstruasi, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik dengan darah tersebut, agar aktivitas bercinta tidak terganggu.

 

Tapi sekali lagi perlu diingat, berhubungan seksual saat menstruasi bisa menimbulkan risiko tersendiri, terutama jika tidak dilakukan secara aman. Bagi Anda yang ingin menyalurkan hasrat, namun tidak ingin melakukan hubungan seksual yang melibatkan penetrasi, ada alternatif lain yang bisa Anda coba, seperti:

 

Pijatan sensual. Anda tidak perlu mahir memijat seperti tukang pijat pada umumnya. Pijatan di sini lebih ditujukan untuk menggoda pasangan dan membangkitkan libidonya. Pijat dengan perlahan-lahan bagian-bagian tubuh pasangan Anda yang sensitif, terutama bagian paha dan bokong. Anda juga bisa merangsang pasangan Anda dengan menyentuh bagian putingnya yang juga sensitive.

Mandi bersama juga bisa menjadi pilihan. Anda bisa membersihkan tubuh dan rambutnya. Sensasi yang diberikan saat mandi bersama pasangan akan mampu memelihara dan membangkitkan gairah seks yang ada. Mandi bersama dapat memberikan sentuhan-sentuhan lembut kepada pasangan untuk merekatkan keintiman dan menjadi pilihan ketika Anda tengah menstruasi. Namun, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik saat melihat darah menstruasi Anda.

 

Seks merupakan hal penting dalam urusan rumah tangga. Namun, jangan menjadikannya sebagai beban. Jika Anda merasa tidak nyaman melakukan seks saat menstruasi, katakan kepada pasangan Anda. Membina hubungan suami istri tidak melulu berkaitan dengan urusan ranjang. Banyak hal lain yang bisa Anda dan pasangan lakukan untuk menciptakan suasana romantis. Pada lain sisi, jika Anda dan pasangan merasa nyaman melakukannya, maka lakukanlah hubungan seksual saat menstruasi dengan penuh cinta kasih.

 

Tips Aman Berhubungan Intim Saat Menstruasi

 

Kalau Anda tetap ingin berhubunagn intim saat haid, berikut ini adalah beberapa tips melakukan hubungan saat haid menjadi lebih nyaman dan tidak terlalu berantakan:

  • Bersikap terbuka dan jujur dengan pasangan Anda. Katakan kepadanya bagaimana perasaannya tentang berhubungan seks selama menstruasi. Jika salah satu dari Anda ragu-ragu, bicarakan alasan di balik ketidaknyamanan itu.
  • Jika Anda menggunakan pembalut atau tampon, keluarkan sebelum Anda mulai berhubungan intim.
  • Gunakan handuk berwarna gelap di tempat tidur untuk menampung kebocoran darah.
  • Berhubungan intim di kamar mandi untuk menghindari ceceran darah haid.
  • Simpan lap basah atau tisu basah di samping tempat tidur untuk membersihkan ceceran darah haid sesudahnya.
  • Minta pasangan Anda memakai kondom lateks. Ini akan melindungi terhadap kehamilan dan penyakit menular seksual.
  • Jika posisi seksual Anda yang biasa tidak nyaman, cobalah sesuatu yang berbeda. Misalnya, Anda mungkin ingin mencoba berbaring miring, sementara pasangan Anda di belakang.

Berhubungan intim saat haid bisa menyebabkan hamil?

Jika menghindari kehamilan, menggunakan alat kontrasepsi adalah ide yang baik, tidak peduli apa pun bagian dari siklus menstruasi Anda. Peluang untuk hamil lebih rendah selama menstruasi.

Jika berhubungan saat mens tidak menggunakan kondom, kemungkinan besar bisa hamil selama ovulasi, yang terjadi sekitar 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Namun panjang siklus setiap wanita berbeda, dan panjang siklus dapat berubah setiap bulan. Jika memiliki siklus menstruasi yang pendek, risiko hamil selama periode lebih tinggi.

Juga pertimbangkan bahwa sperma dapat tetap hidup di tubuh hingga tujuh hari. Jadi, jika memiliki siklus 22 hari dan Anda mengalami ovulasi segera setelah menstruasi, ada kemungkinan akan melepaskan telur saat sperma masih berada di saluran reproduksi.

Nah, itulah efek berhubungan intim saat haid hingga beberapa manfaatnya bagi tubuh dan kepuasan. Ingat! perhatikan cara seks yang aman jika tetap berhubungan saat haid ya, Teman Sehat.